Mengapa Allah menyuruh manusia untuk menyembahNya?
Menurut saya: Allah mencintai manusia dengan cinta yang sedemikian besar. Manusia yang membuka diri dan menerima cinta Tuhan, menjadi begitu bersuka cita, sehingga bersujud menyembah dan memuliakan Tuhan.
Begitulah. Tuhan yang menyuruh-nyuruh manusia untuk menyembah Dia, kok rasa-rasanya Tuhan yang gimanaaa gitu .... he he he ....
Monday, November 21, 2005
Does Bible Talk about Science?
Eratosthenes of Cyrene (220 BC), is the first guy who actually measured the earth diameter. So he already knew that the earth is round. In fact, Pythagoras (around 523 BC) had proposed that the earth is round, although nobody knows how he got his ideas from.
It is save to say that at the time the bible was written, some people already knew that the earth is not flat. But, NOT everybody knew about that. So some part of the bible will tell you that the earth is round, and other part will tell you that it is not.
Personally, I don't believe that the scientific accuracy of the bible is important in understanding the true message of that particular book. Of course, GOD knows that the earth is not flat. But since His message is not about science, and it is delivered through divine inspirations (not words for words), it was up to the bible writer to put it in written form.
It is save to say that at the time the bible was written, some people already knew that the earth is not flat. But, NOT everybody knew about that. So some part of the bible will tell you that the earth is round, and other part will tell you that it is not.
Personally, I don't believe that the scientific accuracy of the bible is important in understanding the true message of that particular book. Of course, GOD knows that the earth is not flat. But since His message is not about science, and it is delivered through divine inspirations (not words for words), it was up to the bible writer to put it in written form.
Sang Nabi
Saya mencoba mencari beberapa definisi "nabi" menurut kamus. Ternyata ada banyak definisi a.l. (belum semua!):
1. Seseorang yang berbicara dari inspirasi ilahi, atau seseorang yang menjadi "penyambung lidah Tuhan"
2. Seseorang yang dikaruniai pemahaman moral yang mendalam, dan mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam mengekspresikan pemahamannya itu.
3. Seseorang yang dikaruniai kemampuan untuk bernubuat.
(Saya tidak memasukkan definisi resmi yang digunakan dalam literatur kristen atau islam).
Di luar definisi yang umum digunakan, kata "nabi" sering juga berarti seseorang yang dikaruniai tugas "profetik", yaitu menyampaikan suatu pesan yang sangat penting bagi masa depan suatu umat.
Seorang teolog katolik, Avery Dulles SJ, malah mengatakan bahwa gereja mempunyai tugas "profetik" (kenabian) juga, yaitu menyampaikan pesan yang penting bagi masa depan umat kepada seluruh dunia. Dalam teologi katolik, yang disebut "gereja" tidak lain adalah seluruh umat beriman. Dengan kata lain semua orang mempunyai tugas kenabian!.
Dalam buku "Sang Nabi", Kahlil Gibran tidak berbicara mengenai nabi yang dikenal dalam tradisi kristen atau islam. "Sang Nabi", dalam buku itu hanyalah personifikasi dari nilai-nilai universal, yang sebetulnya sudah mengendap di hati nurani manusia.
"The human heart cries out for help; the human soul implores us for deliverance; but we do not heed their cries, for we neither hear nor understand. But the man who hears and understands we call mad, and flee from him."
--Kahlil Gibran--
1. Seseorang yang berbicara dari inspirasi ilahi, atau seseorang yang menjadi "penyambung lidah Tuhan"
2. Seseorang yang dikaruniai pemahaman moral yang mendalam, dan mempunyai kemampuan yang luar biasa dalam mengekspresikan pemahamannya itu.
3. Seseorang yang dikaruniai kemampuan untuk bernubuat.
(Saya tidak memasukkan definisi resmi yang digunakan dalam literatur kristen atau islam).
Di luar definisi yang umum digunakan, kata "nabi" sering juga berarti seseorang yang dikaruniai tugas "profetik", yaitu menyampaikan suatu pesan yang sangat penting bagi masa depan suatu umat.
Seorang teolog katolik, Avery Dulles SJ, malah mengatakan bahwa gereja mempunyai tugas "profetik" (kenabian) juga, yaitu menyampaikan pesan yang penting bagi masa depan umat kepada seluruh dunia. Dalam teologi katolik, yang disebut "gereja" tidak lain adalah seluruh umat beriman. Dengan kata lain semua orang mempunyai tugas kenabian!.
Dalam buku "Sang Nabi", Kahlil Gibran tidak berbicara mengenai nabi yang dikenal dalam tradisi kristen atau islam. "Sang Nabi", dalam buku itu hanyalah personifikasi dari nilai-nilai universal, yang sebetulnya sudah mengendap di hati nurani manusia.
"The human heart cries out for help; the human soul implores us for deliverance; but we do not heed their cries, for we neither hear nor understand. But the man who hears and understands we call mad, and flee from him."
--Kahlil Gibran--
We are seeing too many things
We couldn't see the truth because we are seeing too many things.
If you are watching television, how can you read a book?
If you are reading a newspaper, how can you drive a car?
If you are thinking violence, how can you understand a message of peace?
If your heart is filled with hatred, how can you understand love?
If you already have fixed concepts in your mind, how can you understand the true message of a book?
Sometimes we already decided the content of a book before we open and read the first page!
If you are watching television, how can you read a book?
If you are reading a newspaper, how can you drive a car?
If you are thinking violence, how can you understand a message of peace?
If your heart is filled with hatred, how can you understand love?
If you already have fixed concepts in your mind, how can you understand the true message of a book?
Sometimes we already decided the content of a book before we open and read the first page!
Pembuktian di Dalam Debat Agama

Pertanyaan pertama, yang sangat penting, adalah: "Apakah persoalannya BISA dibuktikan, atau tidak?" Jika jawabannya "tidak", lantas apa yang mau diperdebatkan?
Monday, November 7, 2005
Pokok-pokok ajaran kristen diciptakan paulus?
Perjanjian baru ditulis oleh banyak orang, termasuk paulus.
Untuk membuktikan bahwa pokok-pokok ajaran kristen diciptakan oleh paulus, maka kita harus membuktikan bahwa pokok-pokok pikiran di dalam kitab yang BUKAN ditulis oleh paulus, berasal dari kitab-kitab yang ditulis paulus.
Pokok-pokok ajaran kristen terutama ditulis di dalam keempat injil, yaitu markus, matius, lukas, dan yohanes. Di antara keempat injil ini, injil markus adalah injil yang tertua. Berdasarkan gaya bahasa dan ungkapan-ungkapan yang dipakai, para ahli berkesimpulan bahwa injil markus ini ditulis secara independen. Berbeda dengan lukas, misalnya, yang banyak menggunakan bahan-bahan dari penulis lain. Selain itu, Lukas memang mengenal paulus secara cukup dekat. Bagaimana dengan matius? Para ahli berkeyakinan, bahwa sebagian injil matius diinspirasikan oleh markus, dan sebagian lain berasal dari sumber lain yang sama dengan sumber markus. Para ahli menyebut sumber ini dengan istilah "Q" (quelle). Sumber ini jelas bukan paulus, sebab sudah ada sebelum paulus masuk kristen. Adapun tentang kitab yohanes, dibutuhkan pembahasan yang terpisah karena sifatnya yang spesial.
Secara historis, Paulus (waktu masih bernama saulus) adalah seorang anti pengikut kristus. (Pengikut kristus lantas disebut "kristen", kurang lebih analog dengan "nasrani" yang berasal dari kata "Nazareth"). Sebelum paulus menjadi kristen, ajaran kristen sudah ada, dan para pengikut kristus ketika itu SUDAH mempercayai ketuhanan yesus, kebangkitan yesus, dll. Kesimpulan ini diperoleh dengan membandingkan kitab para rasul (ditulis oleh lukas) yang mengisahkan pertobatan paulus, dengan kitab markus yang diyakini sebagai kitab yang ditulis secara independen.
Untuk membuktikan bahwa pokok-pokok ajaran kristen diciptakan oleh paulus, maka kita harus membuktikan bahwa pokok-pokok pikiran di dalam kitab yang BUKAN ditulis oleh paulus, berasal dari kitab-kitab yang ditulis paulus.
Pokok-pokok ajaran kristen terutama ditulis di dalam keempat injil, yaitu markus, matius, lukas, dan yohanes. Di antara keempat injil ini, injil markus adalah injil yang tertua. Berdasarkan gaya bahasa dan ungkapan-ungkapan yang dipakai, para ahli berkesimpulan bahwa injil markus ini ditulis secara independen. Berbeda dengan lukas, misalnya, yang banyak menggunakan bahan-bahan dari penulis lain. Selain itu, Lukas memang mengenal paulus secara cukup dekat. Bagaimana dengan matius? Para ahli berkeyakinan, bahwa sebagian injil matius diinspirasikan oleh markus, dan sebagian lain berasal dari sumber lain yang sama dengan sumber markus. Para ahli menyebut sumber ini dengan istilah "Q" (quelle). Sumber ini jelas bukan paulus, sebab sudah ada sebelum paulus masuk kristen. Adapun tentang kitab yohanes, dibutuhkan pembahasan yang terpisah karena sifatnya yang spesial.
Secara historis, Paulus (waktu masih bernama saulus) adalah seorang anti pengikut kristus. (Pengikut kristus lantas disebut "kristen", kurang lebih analog dengan "nasrani" yang berasal dari kata "Nazareth"). Sebelum paulus menjadi kristen, ajaran kristen sudah ada, dan para pengikut kristus ketika itu SUDAH mempercayai ketuhanan yesus, kebangkitan yesus, dll. Kesimpulan ini diperoleh dengan membandingkan kitab para rasul (ditulis oleh lukas) yang mengisahkan pertobatan paulus, dengan kitab markus yang diyakini sebagai kitab yang ditulis secara independen.
Sunday, November 6, 2005
Setiap Manusia Unik
Kalau setiap manusia unik, maka keunikan itu tidak lagi menjadi sesuatu yang unik, alias tidak istimewa sama sekali.
Lain halnya jika seseorang mempunyai keunikan yang istimewa, dibanding dengan manusia lain yang biasa saja.
Yang menjadi pertanyaan: perlukah kita memiliki keunikan yang luar biasa, yang melebihi manusia lain pada umumnya? Ataukah kita dapat mencapai makna terdalam hidup ini, tanpa harus menjadi manusia unik luar biasa, atau malah dengan tetap menjadi manusia yang biasa saja.
Lain halnya jika seseorang mempunyai keunikan yang istimewa, dibanding dengan manusia lain yang biasa saja.
Yang menjadi pertanyaan: perlukah kita memiliki keunikan yang luar biasa, yang melebihi manusia lain pada umumnya? Ataukah kita dapat mencapai makna terdalam hidup ini, tanpa harus menjadi manusia unik luar biasa, atau malah dengan tetap menjadi manusia yang biasa saja.
Subscribe to:
Posts (Atom)