Tuesday, January 30, 2007

Berbeda Pendapat

Saya ingat sekian tahun lalu, saya menghadiri sebuah simposium fisika. Salah seorang peserta (kalau tidak salah dari jawa tengah) mengajukan teori yang membantah kebenaran teori Einstein. Yang membuat saya salut adalah bahwa panitia tidak menolak, dan mempersilahkan si peserta itu untuk memasang poster di ruang pameran. Seorang pakar fisika ternama ketika itu juga mendatangi poster itu dan berdiskusi dengan si peserta itu, dan dia manggut-manggut, mengajukan pertanyaan, dan tidak ada tanda-tanda sedikitpun bahwa dia melecehkan pendapat si peserta itu.

Yang jelas tidak seorang pun yang mengatakan pada si peserta: "Wah, rupa-rupanya anda lebih pinter daripada Einstein, ya?"

Kita hidup di dunia pluralistik, dengan banyak macam pendapat dan keyakinan, dengan spektrum yang sangat luas. Ini adalah kenyataan yang tidak bisa disangkal lagi. Persoalannya adalah bagaimana sikap kita menghadapi pendapat atau keyakinan yang berbeda dengan
pendapat/keyakinan kita?

Apakah kita akan mengawali diskusi dengan sikap "Saya benar, anda salah. Kalau anda tidak bisa menerima pendapat saya, maka diskusi kita ini cuma buang-buang waktu"

Ataukah: "Anda dan saya berbeda. Kita mungkin tidak pernah akan sependapat, tapi paling tidak kita bisa lebih sedikit saling mengerti dan menghormati".